.

17 Juni, 2009

Tasawuf ; Benarkah dia Berakar dari islam

Sekelompok Orang membentuk lingkaran penuh, dengan dipimpin oleh seorang pemimpin mereka mulai menari dengan gerakan yang indah dan lemah gemulia serta teratur dengan untain dzikir dan sya`ir-syai`r cinta yang dilantunkan menjadikan tarian mereka semakin menarik dan indah untuk dinikmati.

Kutipan kejadian diatas adalah sebahagian dari ribuan kegiatan tarekat yang ada, tasawuf begitulah yang biasa dikenal oleh masyarakat, memang keberadaan tasawuf ditengah perkembangan umat islam ditengarahi sebagai gerakan yang menitik beratkan kepada kepentingan spiritual umat dan akhlak merupakan garapan utama tasawuf dalam membina umat islam menuju spiritualitas yang kuat.

Tasawuf memang adalah ilmu, namun sejauh ini belum ada sebuah terminology yang pasti dan riil yang dapat menjelaskan batasan dan cakupanya secara nyata, bisa dikata hampir setiap pelaku dan tokoh yang menguasai ilmu ini memiliki terminology tersendiri tentang tasawuf, sesuai dengan penuturan rekan kami dalam bincang-bincang ringan dengan Miftah Hilmi, pria yang sedang menimba ilmu di universitas Al Azhar jurusan Aqidah wal filsafat tersebut mengatakan bahwa defenisi tasawuf itu sangat banyak sekali, intinya setiap definisi yang disebutkan pasti bermuara ke satu maksud yaitu Ahlak.

Jika Dilihat dari kehidupan Rasulallah SAW dan para sahabat sesungguhnya praktek tasawuf sudah ada sejak jaman itu. Terlihat dari kehidupan Rasuallah SAW yang serba papah dan kekurangan dan selalu hidup dalam kesederhanaan, dari sinilah kami bisa menyimpulkan bahwa tasawuf sudah ada sejak jaman Rasulallah SAW. Hanya saja pada saat itu tertib ilmu belum ada, seperti halnya ilmu Tafsir, Ushul Fiqih dan nahwu secara implisit belum ada pada jaman itu namun secara existensinya sudah ada di jaman Rasulallah SAW dan telah diaplikasikan oleh para sahabat nabi Muhammad dalam menyelesaikan permasalahan umat.

Seiring berkembangnya jaman dan hausnya manusia akan ilmu pengetahuan maka manusia telah memulai mengkaji masing-masing ilmu tersebut dan berusaha untuk disajikan secara sistematis supaya lebih mudah dipahami dan dikuasai oleh peminat ilmu tersebut, seiring dengan perkembangan ini ilmu tasawuf pun muncul ke permukaan dengan ciri khas dan kegunaannya di masyarakat .

Tasawuf memang bukan sepenuhnya dari islam indikasinya adalah kata tasawuf sendiri bukanlah berasal dari islam, melainkan berakar dari pembendaharaan kata yunani kuno yang memiliki arti filosfi atau yang bisa dikenal sebagai filsafat, sebahagian orang-orang mempermasalahkan ilmu tersebut atas dasar ini, sehingga langsung membabat habis hingga ke akar ilmu tasawuf yang dianggap tidak sesuai dengan syari`at islam.

Namun diseberang bukit sana ada sebahagian orang yang memupuk ilmu ini sehingga makin berkembang dan maju dengan berbagai Dengan demikian maka setiap orang memiliki pendapat yang berbeda terhadap ilmu tasawuf, sebahagian teman-teman kita beranggapan bahwa tasawuf merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ajaran islam karena memang tasawuf itu membahas tentang akhlak dan ahlu sunnah wal jamah pun sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh orang sufi seperti juhud, sabar, wara` dan lain sebagainya hanya saja mereka tidak menyukai tarekat yang mereka perbuat, dalam hal ini ibnu taimiyah pun sangat mendukung kegiatan-kegiatan tersebut. Intinya beliau mendukung tasawuf yang berdasarkan Alqur`an dan Sunnah Rasullallah SAW.

wallahu`alam Bishowab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar yah